PENGUATAN SELF – MANAGEMENT SEBAGAI STRATEGI PREVENTIF PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIKEP PPNI JAWA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.33755/jas.v3i1.63Keywords:
self-management, prokrastinasi akademik, mahasiswa keperawatan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang umum terjadi pada mahasiswa keperawatan, khususnya pada mahasiswa yang memiliki beban akademik dan organisasi yang tinggi. Perilaku menunda penyelesaian tugas akademik dapat berdampak pada penurunan kualitas hasil belajar, peningkatan stres akademik, serta hambatan dalam pencapaian kompetensi profesional. Berbagai upaya akademik telah dilakukan untuk menurunkan prokrastinasi akademik, namun hasilnya belum optimal apabila tidak disertai dengan penguatan kemampuan pengelolaan diri mahasiswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menerapkan self-management sebagai upaya menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa keperawatan.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada 50 mahasiswa pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKep PPNI Jawa Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan aplikatif dengan desain pre dan post intervention tanpa kelompok kontrol. Kegiatan diawali dengan pengukuran tingkat prokrastinasi akademik menggunakan Tuckman Procrastination Scale (TPS), dilanjutkan dengan pelatihan dan penerapan self-management yang meliputi empat tahapan, yaitu self-monitoring, self-contracting, stimulus-control, dan self-reinforcement, dan juga diakhiri dengan Pengukuran ulang (post-test).
Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor prokrastinasi akademik dari 56,8 pada pre-test menjadi 44,2 pada post-test, dengan selisih penurunan sebesar 12,6 poin. Selain itu, terjadi penurunan proporsi mahasiswa dengan prokrastinasi akademik kategori tinggi dari 56% menjadi 16%. Penurunan skor ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin mampu mengelola waktu, mengurangi perilaku menunda, serta meningkatkan kontrol diri dan tanggung jawab akademik. Perubahan ini juga mencerminkan peningkatan kesadaran diri, komitmen terhadap target akademik, dan motivasi intrinsik mahasiswa dalam menyelesaikan tugas secara tepat waktu.
Dapat disimpulkan bahwa penerapan self-management efektif dalam menurunkan prokrastinasi akademik mahasiswa keperawatan secara bermakna. Program ini memberikan manfaat praktis dalam membentuk perilaku belajar yang lebih disiplin dan adaptif. Disarankan agar pelatihan self-management diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pembinaan mahasiswa serta dikembangkan dengan durasi pendampingan yang lebih panjang untuk memperkuat keberlanjutan perubahan perilaku.
Kata kunci: self-management, prokrastinasi akademik, mahasiswa keperawatan, pengabdian kepada masyarakat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Abdimas Sains have CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.



