HIV/AIDS AWARNESS PROJECT 2025 : PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS FILM EDUKATIF PADA MAHASISWA KEPERAWATAN
Keywords:
edukasi kesehatan, film edukatif, HIV/AIDS, mahasiswa keperawatan, stigmaAbstract
HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga sosial dan psikologis, terutama akibat stigma dan rendahnya literasi kesehatan. Mahasiswa keperawatan sebagai calon perawat, merupakan kelompok strategis yang perlu dibekali pengetahuan, sikap empatik, dan kompetensi profesional dalam menghadapi isu HIV/AIDS. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi HIV/AIDS Awareness Project 2025 dalam meningkatkan pengetahuan, menurunkan stigma, serta memperkuat kompetensi profesional mahasiswa keperawatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan experiential learning melalui pemutaran film edukatif “Nusa untuk Asa” yang dikombinasikan dengan diskusi pakar dan refleksi kelompok terarah. Analisis hasil difokuskan pada tiga aspek, yaitu peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS, perubahan sikap dan empati terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), serta penguatan peran mahasiswa sebagai edukator, komunikator, dan advokat kesehatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis audio-visual dan diskusi interaktif dapat meningkatkan pemahaman komprehensif mahasiswa mengenai konsep dasar HIV/AIDS, pencegahan, dan kepatuhan terapi antiretroviral, serta membentuk sikap profesional yang empatik dan non-diskriminatif. Selain itu, kegiatan ini mendukung pengembangan kompetensi profesional mahasiswa keperawatan sesuai capaian pembelajaran lulusan. Edukasi HIV/AIDS berbasis film edukatif dan diskusi pakar merupakan metode yang efektif dan relevan dalam pendidikan keperawatan untuk meningkatkan literasi HIV/AIDS dan mengurangi stigma terhadap ODHA.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Abdimas Sains have CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.



