PENINGKATAN PENGETAHUAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR MELALUI PELATIHAN “STOP THE BURN, START THE CARE”

Authors

  • Joy RJ Maramis Universitas Klabat
  • Ridwan Alkassa Universitas Klabat
  • Ferdy Lainsamputty Universitas Klabat
  • Telvie Laura Kasenda Universitas Klabat
  • Nancy Lidya Sampouw Universitas Klabat
  • Yesenia Ketty Dalos Universitas Klabat
  • Sharon Priscilla Sandag Universitas Klabat
  • Evanglica Stephani Sumilat Universitas Klabat
  • Ronald Gerson Maramis Universitas Klabat

DOI:

https://doi.org/10.33755/jas.v3i2.64

Keywords:

kebakaran, luka bakar, pertolongan pertama

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu jenis bencana yang sering menimbulkan korban jiwa dan kerugian materil. Luka bakar akibat insiden kebakaran dapat menyebabkan kecacatan dan komplikasi serius jika penanganan awal tidak tepat. Namun, pengetahuan masyarakat tentang tanggap darurat kebakaran dan pertolongan pertama pada luka bakar masih terbatas. Banyak individu tidak mengetahui tindakan yang benar saat menghadapi kebakaran maupun saat memberikan pertolongan pertama pada korban luka bakar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai tanggap darurat kebakaran dan penatalaksanaan luka bakar melalui pelatihan interaktif. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif dan demonstrasi praktik, termasuk simulasi pemadaman api serta teknik pertolongan pertama luka bakar. Peserta diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Terdapat peningkatan bermakna pada pengetahuan peserta setelah pelatihan. Rata-rata skor pengetahuan naik dari 63,3 (SD=31,0) sebelum pelatihan menjadi 87,3 (SD=27,5) sesudahnya. Sebanyak 86,6% peserta mencapai skor ≥70 (batas kelulusan) pada post-test (sebelumnya 53,3% pada pre-test), menandakan peningkatan pemahaman yang signifikan. Pelatihan interaktif dengan ceramah dan demonstrasi efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanggap darurat kebakaran dan luka bakar. Program ini berhasil memberdayakan peserta untuk lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi kebakaran, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan dampak buruk akibat kebakaran. Kegiatan serupa disarankan untuk dilanjutkan secara rutin dan diperluas ke komunitas lain guna membangun masyarakat yang tanggap dan terampil dalam penanggulangan kebakaran.

Additional Files

Published

2026-07-31

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.